Home » Mobil » Hyundai JUMP School Tembus Surabaya, 250 Mahasiswa Siap Mengubah Masa Depan 1.400 Siswa

Hyundai JUMP School Tembus Surabaya, 250 Mahasiswa Siap Mengubah Masa Depan 1.400 Siswa

Fery 08 Okt 2026 22

Pendidikan tidak cukup hanya berdiri di ruang kelas. Ia membutuhkan tangan yang membimbing, telinga yang mendengarkan, dan sosok yang mampu menyalakan harapan. Semangat inilah yang dibawa PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melalui Hyundai JUMP School Indonesia, program pendidikan dan mentoring yang kini memasuki tahun ketiga dengan jangkauan semakin luas.

Berlandaskan visi Progress for Humanity, Hyundai tak sekadar berbicara tentang kemajuan industri otomotif. Perusahaan ini juga berupaya mendorong kemajuan manusia melalui pendidikan, pemberdayaan generasi muda, dan keterlibatan sosial.

Gebrakan terbarunya datang dari Surabaya. Hyundai JUMP School Indonesia resmi memperluas kolaborasi dengan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melengkapi kemitraan yang telah berjalan bersama Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ekspansi ini bukan sekadar penambahan nama dalam daftar mitra. Surabaya menjadi wilayah baru dalam perjalanan Hyundai JUMP School, memperluas jangkauan program yang sebelumnya berpusat di Jakarta dan Bandung.

Di tengah tantangan pemerataan akses pendidikan dan kebutuhan pendampingan belajar, langkah ini membawa pesan tegas: membangun masa depan tidak cukup dengan melahirkan lulusan berprestasi, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang bersedia berbagi ilmu dan menumbuhkan kesempatan bagi orang lain.

100 Mahasiswa Turun Langsung, 20 Pusat Pembelajaran Jadi Sasaran

Pada Batch 3, sebanyak 100 mahasiswa terpilih akan terlibat sebagai relawan pendidikan. Rinciannya, 40 mahasiswa berasal dari UI, 30 mahasiswa dari ITB, dan 30 mahasiswa dari ITS.

Mereka akan memberikan pendampingan dan dukungan pembelajaran di 20 pusat pembelajaran dan sekolah di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Para relawan tidak berjalan sendiri. Mereka terhubung dengan mentor profesional, termasuk karyawan Hyundai dan profesional dari berbagai latar belakang, yang membantu mengembangkan kemampuan akademik, profesional, serta personal peserta program.

Model ini membuat Hyundai JUMP School menghadirkan proses belajar dua arah. Siswa sekolah memperoleh pendampingan akademik sekaligus dukungan emosional, sedangkan mahasiswa relawan belajar tentang komunikasi, kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan program tersebut berangkat dari keyakinan bahwa kemajuan harus menghasilkan manfaat bagi sesama.

“Melalui program ini, kami ingin memberdayakan generasi muda untuk terus belajar, berbagi, dan menginspirasi generasi berikutnya,” ujar Kenny Lee dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, bergabungnya ITS menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Hyundai dalam mendukung generasi muda Indonesia. Dampak yang dibangun, menurutnya, diharapkan tidak berhenti pada satu angkatan, tetapi terus tumbuh dan memperkuat komunitas di masa depan.

Dari 150 Menjadi 250 Relawan, Dampak Menjangkau 1.400 Siswa

Hyundai JUMP School Indonesia pertama kali diperkenalkan pada September 2024. Batch 1 berlangsung hingga Juni 2025 melalui kolaborasi dengan UI, sebelum Batch 2 dimulai pada Oktober 2025 dengan masuknya ITB sebagai mitra baru.

Kini, Batch 3 menjadi tonggak berikutnya dengan perluasan program ke Surabaya melalui ITS.

Dalam dua batch pertama, program ini telah melibatkan 150 mahasiswa relawan. Dengan tambahan 100 mahasiswa pada Batch 3, jumlah kumulatif relawan yang berpartisipasi mencapai 250 mahasiswa.

Sementara itu, total penerima manfaat di pusat pembelajaran diproyeksikan mencapai sekitar 1.400 siswa secara kumulatif sejak program diperkenalkan di Indonesia pada 2024.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan jangkauan program. Namun, ukuran keberhasilan pendidikan sejatinya tidak berhenti pada jumlah relawan maupun siswa yang terlibat. Perubahan yang lebih mendasar terletak pada kualitas pendampingan, tumbuhnya kepercayaan diri siswa, serta kemampuan mahasiswa menerjemahkan pengetahuan menjadi kontribusi nyata.

Di sinilah program mentoring memiliki peran penting: mempertemukan mereka yang membutuhkan dukungan dengan generasi muda yang dapat berbagi pengetahuan, sekaligus membuka ruang bagi keduanya untuk tumbuh bersama.

UI dan ITB: Pendidikan Harus Melampaui Dinding Kampus

Universitas Indonesia menyambut keberlanjutan kolaborasi ini sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar di luar lingkungan akademik.

Dadan Erwandi, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Indonesia, menilai keterlibatan langsung dengan masyarakat penting untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

“Pengalaman seperti ini penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat,” kata Dadan.

Pandangan senada disampaikan Muhamad Insanu, Direktur Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam Hyundai JUMP School memberikan ruang untuk mengembangkan empati, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Partisipasi kedua kampus tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana perguruan tinggi dapat mengambil peran lebih luas dalam masyarakat. Ilmu pengetahuan tidak hanya menjadi modal untuk membangun karier individual, tetapi juga dapat menjadi alat untuk membantu orang lain berkembang.

ITS Bawa Hyundai JUMP School ke Babak Baru di Surabaya

Masuknya ITS memperluas kolaborasi ke kota dengan ekosistem pendidikan dan komunitas yang kuat. Bagi mahasiswa Surabaya, program ini membuka kesempatan menerapkan pengetahuan di luar kampus sekaligus mengasah keterampilan melalui kegiatan mentoring dan interaksi sosial.

Nurul Widiastuti, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, menyambut positif kehadiran program tersebut.

“Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami untuk menerapkan pengetahuan di luar lingkungan universitas, sekaligus mengembangkan empati, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap komunitas di sekitar mereka,” ujar Nurul.

Melalui pusat pembelajaran yang terlibat, mahasiswa relawan akan berinteraksi secara rutin dengan siswa sekolah. Mereka berbagi pengetahuan, mendampingi proses belajar, serta memberikan dukungan emosional selama program berlangsung. Di saat yang sama, bimbingan dari mentor profesional diharapkan memperkaya pengalaman para mahasiswa.

Hyundai JUMP School sendiri pertama kali diperkenalkan di Korea Selatan pada 2013 dan kemudian berkembang ke sejumlah negara, termasuk Vietnam dan Indonesia. Modelnya menghubungkan siswa sekolah, mahasiswa relawan, dan mentor profesional dalam satu ekosistem pembelajaran yang mendorong setiap peserta untuk menerima sekaligus memberikan manfaat.

Kemajuan Bukan Hanya Soal Teknologi

Bagi Hyundai, Progress for Humanity menemukan bentuknya melalui upaya membangun kualitas manusia. Ketika industri kerap diukur dari inovasi produk, investasi, dan teknologi, program pendidikan seperti Hyundai JUMP School mengingatkan bahwa kemajuan juga membutuhkan investasi pada pengetahuan, karakter, dan kepedulian sosial.

Perluasan ke Surabaya menjadi langkah penting, tetapi tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan dampak di setiap pusat pembelajaran. Sebab, pendidikan tidak berubah hanya karena sebuah program diluncurkan. Perubahan lahir dari pendampingan yang konsisten, hubungan yang terbangun, dan kesempatan belajar yang terus terbuka.

Dengan 100 relawan baru pada Batch 3, total 250 mahasiswa yang telah terlibat secara kumulatif, serta sekitar 1.400 siswa yang diproyeksikan menerima manfaat sejak 2024, Hyundai JUMP School Indonesia memperluas jejaknya.

Pesannya jelas: membangun masa depan tidak selalu dimulai dari teknologi paling canggih. Terkadang, perubahan besar justru berawal dari seorang mahasiswa yang bersedia mendampingi seorang siswa—dan membantu membuka kemungkinan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Honda Maju Prabumulih Jadi Diler ke-17 Sepanjang Tahun 2026, Outlet 3S Honda Imora BSD di QBIG BSD Mulai Beroperasi

Fery

14 Okt 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperluas jaringan layanan resminya di berbagai wilayah Indonesia melalui peresmian Honda Maju Prabumulih di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Kehadiran Honda Maju Prabumulih menjadi jaringan diler baru ke-17 yang diresmikan Honda sepanjang tahun 2026. Pada hari yang sama, Honda juga mulai mengoperasikan Outlet 3S Honda Imora BSD di QBIG, BSD …

Transisi Hijau Asia Tenggara: Titik Temu Antara Kepentingan Komersial dan Keberlanjutan 

Fery

14 Okt 2026

Transisi hijau di Asia Tenggara dapat semakin berkembang ketika pilihanyang lebih ramah lingkungan juga menjadi lebih nyaman, mudah diakses, dan berkelanjutansecarakomersial. Kendaraan listrik menjadi lebih menarik ketika pembiayaan, pengisian daya, dan layananpurnajual berjalan secara terintegrasi. Kawasan kota mandiri menawarkan nilai lebih ketika hunian, transportasi, dan pengelolaan lingkungan direncanakan sebagai satu kesatuan yang terhubung. Peluangnyabukan sekadar …

MG Lanjutkan Peluncuran MG ZS Hybrid+ di Manado, Bali, dan Medan

Fery

13 Okt 2026

Morris Garages (MG) Motor Indonesia terus memperluas jangkauan kendaraan elektrifikasinya melalui rangkaian regional launch MG ZS Hybrid+ di Manado, Bali, dan Medan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen MG untuk menghadirkan pilihan mobilitas elektrifikasi yang semakin relevan bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia, melalui SUV hybrid yang memadukan efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan kenyamanan …

Kia Seltos Jadi Mobil Bensin Paling Banyak Dicoba di GIIAS Semarang 2026, Ini Daya Tariknya

Fery

12 Okt 2026

Desain bisa memancing rasa penasaran, tetapi pengalaman di balik kemudi yang menentukan kesan sesungguhnya. Itulah yang ditunjukkan The all-new Kia Seltos di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026. SUV andalan Kia ini meraih penghargaan “Most Driven ICE Passenger Car” setelah menjadi mobil penumpang bermesin pembakaran internal (ICE) yang paling banyak dicoba pengunjung selama …

DFSK E5 Plus Raih Penghargaan SUV PHEV Premium, Jarak Tempuh 1.400 Km Jadi Andalan

Fery

12 Okt 2026

Penghargaan bukan sekadar piala di etalase. Di tengah persaingan SUV elektrifikasi yang kian sengit, pengakuan pasar menjadi ujian atas kemampuan sebuah kendaraan dalam menawarkan teknologi, kenyamanan, dan harga yang masuk akal. DFSK E5 Plus menjawab tantangan itu dengan meraih predikat “Smart Value Hybrid Premium Urban SUV of the Year” dalam ajang Marketeers Editor’s Choice Award …

JETOUR T Series Tampil Lebih Ekspresif di IMX 2026, Hadirkan Inspirasi Modifikasi Urban dan Adventure SUV 

Fery

10 Okt 2026

PT JETOUR Sales Indonesia hadir untuk pertama kalinya di Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX). JETOUR menampilkan dua SUV andalan dari JETOUR T Series, yaitu JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 dengan konsep modifikasi yang berbeda. Melalui kedua unit ini, JETOUR ingin menunjukkan bagaimana karakter JETOUR T Series dapat dikembangkan sesuai gaya dan preferensi konsumen, …

Hot Categories