Home » Mobil » VinFast Menjalankan Strategi Jangka Panjang dalam Mengembangkan Talenta di Industri Kendaraan Listrik 

VinFast Menjalankan Strategi Jangka Panjang dalam Mengembangkan Talenta di Industri Kendaraan Listrik 

Fery 29 Agu 2026 61

Seiring kendaraan listrik semakin ditentukan oleh perangkat lunak, baterai, dan teknologi cerdas, produsen otomotif menyadari bahwa salah satu keunggulan kompetitif terbesar bukan hanya terletak pada produk yang mereka hasilkan, tetapi juga pada talenta sumber daya manusia yang mereka kembangkan untuk mewujudkannya. 

Industri otomotif kini telah jauh berkembang melampaui sekadar mengandalkan keahlian manufaktur kendaraan. Setelah lebih dari satu abad berkembang, kendaraan modern kini semakin menjadi perpaduan antara perangkat lunak, kecerdasan buatan, otomasi, teknologi baterai, dan konektivitas. Namun, transformasi tersebut juga menciptakan persaingan lain di industri otomotif, yaitu persaingan untuk mendapatkan talenta. 

“Keberhasilan di era ini akan ditentukan oleh kemampuan produsen kendaraan dan pemasok untuk mendapatkan serta mengembangkan tenaga kerja yang menguasai perangkat keras dan perangkat lunak, serta mampu menjembatani keahlian mekanis tradisional dengan kemampuan digital generasi berikutnya,” berdasarkan sebuah analisis mengenai tantangan talenta di industri otomotif1. 

Namun, kondisi tersebut juga berarti bahwa produsen otomotif kini tidak lagi hanya bersaing satu sama lain, tetapi juga dengan perusahaan teknologi raksasa di Silicon Valley dan perusahaan rintisan teknologi untuk mendapatkan talenta yang sama, mulai dari insinyur perangkat lunak, spesialis AI, ahli baterai, hingga teknisi berketerampilan tinggi yang mampu mewujudkan kendaraan generasi berikutnya. 

Sejumlah data memberikan gambaran mengenai tantangan tersebut. Sektor otomotif Jerman menghadapi kekurangan sekitar 80.000 tenaga profesional terampil pada 20242, sementara Inggris mencatat lebih dari 14.000 lowongan di sektor otomotif, dengan hanya 27% tenaga kerja yang saat ini memiliki kualifikasi untuk bekerja secara aman pada kendaraan listrik3. 

Sejumlah pakar industri menilai bahwa tantangan ini tidak dapat diselesaikan hanya melalui perekrutan, dan pengembangan talenta perlu dimulai jauh sebelum proses perekrutan itu sendiri. 

“Perusahaan yang akan memenangkan persaingan adalah mereka yang memulai lebih awal, berpikir kreatif dalam merekrut talenta, dan menjadikan pengembangan talenta sebagai prioritas strategis utama, bukan sekadar tugas tambahan bagi HR,” ungkap analisis yang sama. “Dalam industri otomotif yang sangat kompetitif dan bergerak cepat, kekuatan utama tetap berada pada sumber daya manusia.” 

Inilah alasan sejumlah produsen otomotif mulai memperkuat kompetensi tenaga kerja dan membangun jalur pengembangan talenta sejak dari awal. Salah satu perusahaan menginvestasikan €400 juta setiap 

tahun untuk pelatihan tenaga kerja, sementara perusahaan lainnya mengalokasikan £20 juta per tahun untuk program pengembangan keterampilan yang berfokus pada teknologi kendaraan listrik dan manufaktur canggih. Di tempat lain, sejumlah perusahaan juga memperluas kapabilitas teknologi sekaligus membangun jalur pengembangan talenta digital mereka sendiri,

Mencetak Insinyur Sebelum Merekrut Mereka 

Bagi produsen otomotif global VinFast, investasi tersebut dimulai jauh sebelum calon karyawan mengirimkan lamaran kerja pertama mereka. 

Sebagai bagian dari Vingroup, konglomerasi swasta terbesar di Vietnam, VinFast mendapatkan manfaat dari ekosistem yang mencakup pendidikan, penelitian, dan teknologi. Pada 2025, VinFast dan VinUniversity, universitas nirlaba milik Vingroup, menjalin kemitraan strategis yang berfokus pada teknologi baterai dan material canggih. Kemitraan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti untuk berpartisipasi dalam proyek penelitian bersama, pelatihan teknis, dan program magang bersama para ahli VinFast5. 

Di luar ekosistem Vingroup, VinFast juga telah menjalin kerja sama dengan 19 universitas dan institusi pendidikan tinggi di seluruh Vietnam untuk menstandarkan program pelatihan di berbagai bidang, termasuk teknik otomotif, mekatronika, teknik elektro dan elektronika, otomasi, serta teknologi informasi. Perusahaan menyediakan peralatan pelatihan praktik dan material perbaikan teknis asli, sekaligus mengintegrasikan modul perbaikan kendaraan listrik yang mencakup sistem baterai, powertrain, dan perangkat lunak diagnostik ke dalam kurikulum akademik. 

Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang di kompleks manufaktur dan bengkel layanan purnajual VinFast di berbagai wilayah, dengan kandidat berprestasi yang akan diprioritaskan untuk direkrut setelah lulus6. 

Pendekatan ini juga diterapkan di berbagai pasar tempat VinFast membangun fasilitas manufaktur di luar Vietnam, dengan pengembangan talenta lokal menjadi bagian yang terintegrasi dengan perluasan jaringan pabrik. Di India, perusahaan menargetkan penciptaan 3.000 hingga 3.500 lapangan kerja langsung di pabriknya di Tamil Nadu, dengan 80% tenaga kerja ditargetkan berasal dari lulusan baru dan peserta pelatihan lokal. Dalam proses rekrutmen pertamanya, VinFast merekrut 200 tenaga profesional lokal, sementara 344 mahasiswa diploma mengikuti proses seleksi melalui program peningkatan keterampilan Naan Mudhalvan di Tamil Nadu. 

Di Indonesia, pabrik VinFast di Subang pada awalnya menyerap sekitar 1.700 tenaga kerja. Perusahaan juga memberikan pelatihan kepada staf manajerial di Vietnam selama tiga hingga empat bulan serta mendatangkan para ahli dari Vietnam ke Indonesia untuk melatih teknisi lokal. Fasilitas ini diperkirakan akan terus berkembang seiring peningkatan produksi, dengan jumlah tenaga kerja dan program pelatihan yang turut bertambah sejalan dengan rencana peningkatan kapasitas produksi. 

Pengamat industri Phạm Minh menilai bahwa manfaat dari kolaborasi tersebut jauh melampaui pengembangan tenaga kerja untuk satu perusahaan. 

Menurutnya, agar sebuah merek kendaraan listrik dapat berkembang secara berkelanjutan, sumber daya manusia harus menjadi “urat nadi” di seluruh rantai nilai, mulai dari penelitian dan pengembangan, manufaktur dan pengendalian kualitas, hingga layanan purnajual. 

Menurutnya, standardisasi pendidikan kendaraan listrik dapat membentuk generasi insinyur dengan “DNA teknis” yang sama dan lebih siap menghadapi perkembangan teknologi saat memasuki dunia kerja. 

Nguyễn Văn Việt, yang telah bertahun-tahun melakukan penelitian di bidang transportasi, menilai langkah yang dilakukan VinFast memberikan manfaat yang lebih luas bagi industri dengan membantu mengurangi kesenjangan antara pembelajaran di ruang kelas dan kebutuhan industri. 

“Model ini menciptakan nilai bagi ketiga pemangku kepentingan: perusahaan mendapatkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri, institusi pendidikan dapat memperbarui kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan, dan mahasiswa mendapatkan akses ke lebih banyak peluang karier berkualitas,” ujarnya. “Secara lebih luas, pendekatan ini akan membantu membangun fondasi sumber daya manusia yang kuat bagi perkembangan industri kendaraan listrik Vietnam secara berkelanjutan dalam jangka panjang.” 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ZEEKR Catat Pertumbuhan Lebih dari 200% di Eropa, Lanjutkan Ekspansi lewat Debut di Paris Motor Show 2026

Fery

24 Okt 2026

ZEEKR mencatat pertumbuhan pengiriman kendaraan di Eropa lebih dari 200% pada Januari–September 2026. Jumlah pengiriman meningkat menjadi 9.525 unit dari 3.025 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mengiringi perluasan jangkauan pasar, jaringan diler, dan pilihan kendaraan ZEEKR di Eropa. Dalam tiga tahun sejak memasuki Eropa, ZEEKR telah hadir di 22 pasar, termasuk …

Hyundai Motor Hadirkan Bus Listrik Pertama untuk Transportasi Publik di Bali

Fery

24 Okt 2026

Hyundai Motor Company hari ini mengumumkan penyerahan 11 unit bus listrik untuk mendukung implementasi transportasi publik berbasis listrik pertama di Bali melalui kolaborasi dengan karoseri lokal Laksana, sebagai bagian dari upaya memperluas solusi mobilitas berbasis listrik di Indonesia. Pada 22 Oktober, Hyundai Motor turut berpartisipasi dalam acara Peluncuran Bus Listrik dan Charging Station Hibah Proyek …

LEPAS Hadirkan Pengalaman Berkendara dan Teknologi Cerdas dalam Global Elegant Lifestyle Week

Fery

23 Okt 2026

LEPAS menghadirkan pengalaman berkendara langsung bagi lebih dari 300 Test Drive Ambassadors dari berbagai negara dalam rangkaian Global Elegant Lifestyle Week di Wuhu, Tiongkok, pada 19–21 Oktober 2026. Melalui serangkaian uji berkendara dan demonstrasi teknologi, LEPAS memperlihatkan bagaimana inovasi dapat menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih nyaman, praktis, dan selaras dengan kebutuhan gaya hidup modern. “Melalui …

Honda Maju Prabumulih Jadi Diler ke-17 Sepanjang Tahun 2026, Outlet 3S Honda Imora BSD di QBIG BSD Mulai Beroperasi

Fery

14 Okt 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperluas jaringan layanan resminya di berbagai wilayah Indonesia melalui peresmian Honda Maju Prabumulih di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Kehadiran Honda Maju Prabumulih menjadi jaringan diler baru ke-17 yang diresmikan Honda sepanjang tahun 2026. Pada hari yang sama, Honda juga mulai mengoperasikan Outlet 3S Honda Imora BSD di QBIG, BSD …

Transisi Hijau Asia Tenggara: Titik Temu Antara Kepentingan Komersial dan Keberlanjutan 

Fery

14 Okt 2026

Transisi hijau di Asia Tenggara dapat semakin berkembang ketika pilihanyang lebih ramah lingkungan juga menjadi lebih nyaman, mudah diakses, dan berkelanjutansecarakomersial. Kendaraan listrik menjadi lebih menarik ketika pembiayaan, pengisian daya, dan layananpurnajual berjalan secara terintegrasi. Kawasan kota mandiri menawarkan nilai lebih ketika hunian, transportasi, dan pengelolaan lingkungan direncanakan sebagai satu kesatuan yang terhubung. Peluangnyabukan sekadar …

MG Lanjutkan Peluncuran MG ZS Hybrid+ di Manado, Bali, dan Medan

Fery

13 Okt 2026

Morris Garages (MG) Motor Indonesia terus memperluas jangkauan kendaraan elektrifikasinya melalui rangkaian regional launch MG ZS Hybrid+ di Manado, Bali, dan Medan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen MG untuk menghadirkan pilihan mobilitas elektrifikasi yang semakin relevan bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia, melalui SUV hybrid yang memadukan efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan kenyamanan …

Hot Categories